鍾氏族譜 Masuk anggota
Logo 印尼全國鍾氏宗親聯誼總會

鍾氏源流

Sejarah Marga Zhong

Dari negeri Song di Henan, menyeberang ke selatan, menetap di Meizhou, lalu merantau sampai ke Nusantara. Ringkasan ini disarikan dari 《梅县梅江区鍾氏族谱》 (Méixiàn Méijiāng Qū Zhōngshì Zúpǔ) jilid pertama (2017).

Bagian 1Asal-usul marga 鍾

Menurut silsilah ini, marga Zhong berakar pada keluarga kerajaan negeri 宋 (Sòng), keturunan 微子启 (Wēizǐ Qǐ) dan adiknya 微仲衍 (Wēizhòng Yǎn), putra raja Shang 帝乙 (Dì Yǐ). Karena takhta Song diteruskan oleh 微仲衍 (Wēizhòng Yǎn), buku menyebutnya leluhur darah marga Zhong.

Dari keluarga Song lahir dua garis besar yang sampai sekarang dipakai untuk menghitung generasi.

烈系 (Lièxì) · garis Liè

公子烈 (Gōngzǐ Liè) adalah putra raja Song terakhir, 偃 (Yǎn). Ketika Song dihancurkan gabungan pasukan Qi, Chu dan Wei pada 286 SM, ia mengungsi ke Xuzhou (kini Xuchang, Henan). Karena pernah memimpin wilayah 鍾邑 (Zhōngyì), keturunannya memakai marga 鍾 (Zhōng).

接系 (Jiēxì) · garis Jiē

鍾离昧 (Zhōnglí Mèi), jenderal Xiang Yu, keturunan pejabat Song yang mendapat tanah 鍾离 (Zhōnglí). Pada 201 SM putranya 鍾离接 (Zhōnglí Jiē) di Changshe (kini Changge, Henan) membuang huruf 离 (lí) dan memakai marga tunggal 鍾 (Zhōng).

Kedua garis sama-sama berasal dari wilayah yang oleh Qin dijadikan komanderi 颍川郡 (Yǐngchuān Jùn) pada 230 SM. Itu sebabnya seluruh keluarga Zhong memakai nama balai 颍川堂 (Yǐngchuān Táng), dan kedua garis digambarkan sebagai dua sungai dari satu mata air.

Buku juga mencatat dua sumber lain. Yang pertama pemusik istana 鍾仪 (Zhōng Yí) dari masa Chunqiu, yang dikenang lewat kisah persahabatan 鍾子期 (Zhōng Zǐqī) dan 俞伯牙 (Yú Bóyá). Yang kedua marga Zhong di kalangan suku She (畲族 Shēzú) dan beberapa suku minoritas lain.

Bagian 2Perjalanan ke selatan

Garis Liè tinggal di Yingchuan selama 23 generasi. Pada tahun 420, ketika dinasti Jin Timur runtuh, tiga bersaudara keturunan 简 (Jiǎn) menyeberangi Sungai Yangzi sambil membawa silsilah keluarga. Salah satunya, 鍾贤 (Zhōng Xián) (lahir 395), menetap di Ningdu, Jiangxi, lalu di desa Shibi, Ninghua, Fujian. Ia dihormati sebagai leluhur pertama marga Zhong Hakka di Jiangxi dan Fujian.

Putranya 鍾朝 (Zhōng Cháo) pindah bersama ibu tirinya, Nyonya 马氏 (Mǎ shì) (398 sampai 478), ke Changting. Makam Nenek Ma kelak menjadi makam termasyhur. Pada abad ke-8, kantor prefektur Tingzhou dibangun tepat di atasnya, dan keluarga Zhong terpaksa menyingkir. Kisah ini diingat turun-temurun, dan perkumpulan marga Zhong sedunia kemudian membangun kembali makam peringatan Nenek Ma di Jiaoling.

Generasi berikutnya menetap di Wuping. Pada zaman Song lahir tujuh bersaudara 七友 (Qī Yǒu), di antaranya 鍾友文 (Zhōng Yǒuwén), dan keluarga ini dipuji dengan ungkapan 一家十四口,进士十三人 (yì jiā shísì kǒu, jìnshì shísān rén), tiga belas dari empat belas anggota keluarga lulus ujian negara tertinggi. Karena menentang reformasi Wang Anshi, mereka ikut dihukum dalam perkara 元祐党 (Yuányòu Dǎng). Keturunan mereka mengganti nama, sebagian bahkan berganti marga menjadi 萧 (Xiāo) dan 叶 (Yè), lalu berpencar ke seluruh Tiongkok selatan.

Bagian 3Menetap di Meizhou

Dari Wuping, keturunan 鍾齐 (Zhōng Qí) (lulus jinshi 1094) bergerak ke Dabu, lalu ke wilayah Chengxiang, yang sekarang bernama Meixian. Leluhur kunci di sini adalah 迁益公 (Qiānyì Gōng) (lahir sekitar 1284), yang menolak mengabdi pada dinasti Yuan dan memilih mengajar. Sebagian besar keluarga Zhong di Meixian dan Meijiang menghitung garisnya dari putra-putra 迁益公 (Qiānyì Gōng).

Cabang-cabang utama

  • 雪峰公 (Xuěfēng Gōng), datang ke Chengxiang pada 1341, keturunannya tersebar di Yanyang, Baigong, Xiyang dan Sanxiang.
  • 雪岩公 (Xuěyán Gōng), saudaranya, keturunannya di Jinshan, Sanjiao, Chengbei, Nankou, Jiaoling dan Pingyuan.
  • 八元公 (Bāyuán Gōng), menetap di Shiziling di timur kota pada 1404.
  • 逸叟万六公 (Yìsǒu Wànliù Gōng), enam putranya membuka cabang di sekitar Songkou.
  • 万一公 (Wànyī Gōng), pindah ke Songshan, Baidu, pada akhir abad ke-14.
  • 南山公 (Nánshān Gōng) dan 汉山公 (Hànshān Gōng), yang membuka pemukiman di Baidu dan di desa Huangsha, Sanxiang.

Saat buku disusun, tercatat lebih dari 170 titik pemukiman marga Zhong di Meixian dan Meijiang, dengan lebih dari 33.000 penduduk terdaftar. Kota lama Meizhou bahkan pernah memiliki tiga belas balai leluhur Zhong, termasuk balai induk 敦睦堂 (Dūnmù Táng) di gerbang selatan yang dibangun pada 1862.

Bagian 4Ke perantauan

Sejak zaman Song, keluarga Zhong terus menyebar ke seluruh negeri dan ke luar negeri. Dari Meixian dan Meijiang saja, buku memperkirakan lebih dari 8.000 orang tinggal di luar daratan Tiongkok, antara lain di Taiwan dan di Asia Tenggara. Angka pastinya diakui tidak dapat dihitung.

Ikatan dengan Indonesia terlihat jelas dalam buku ini. Ketua komite penyusunnya, 鍾奇可 (Zhōng Qíkě), adalah pengusaha Tionghoa Indonesia, dan ia juga ketua pertama perkumpulan budaya marga Zhong Meixian dan Meijiang yang berdiri pada 2006. Banyak tabel silsilah di jilid cabang menulis keterangan seperti 居印尼 (jū Yìnní), tinggal di Indonesia.

Pada 11 Oktober 2026, keluarga Zhong dari 15 provinsi berkumpul di Jakarta dalam Munas perdana dan membentuk Perkumpulan Marga Zhong Indonesia 印尼全國鍾氏宗親聯誼總會 (Yìnní Quánguó Zhōngshì Zōngqīn Liányì Zǒnghuì) sebagai wadah nasional marga Zhong di Indonesia.

Situs silsilah ini melanjutkan catatan itu bagi keluarga Zhong di Indonesia, supaya setiap keluarga bisa menyambungkan diri ke garis leluhurnya di buku.

Bagian 5Budaya dan tradisi

颍川世泽 太傅家声

Yǐngchuān shì zé, Tàifù jiā shēng

Berkah turun-temurun dari Yingchuan, nama harum keluarga sang Taifu (鍾繇 Zhōng Yáo). Salah satu pasangan syair yang paling sering terpasang di pintu balai Zhong.

Balai leluhur

Setiap pemukiman Zhong membangun balai bersama untuk pemujaan leluhur, pernikahan dan pemakaman. Papan arwah ditulis dengan nama balai 颍川堂 (Yǐngchuān Táng). Hari-hari besarnya adalah Duanwu, Zhongqiu dan Tahun Baru, ditambah Qingming dan Zhongyuan, dengan sesaji ayam, daging babi dan ikan.

Silsilah dan huruf generasi

Silsilah disusun untuk menjelaskan garis keturunan dan urutan kerabat. Tradisinya adalah revisi kecil setiap tiga puluh tahun dan revisi besar setiap enam puluh tahun. Huruf generasi (字派 zìpài) dipilih yang bermakna baik dan berima, lalu dipakai selama satu sampai dua abad.

Pusaka kaligrafi

鍾繇 (Zhōng Yáo) disandingkan dengan Wang Xizhi sebagai 鍾王 (Zhōng Wáng), dua tokoh besar kaligrafi. Untuk menghormatinya, seluruh buku silsilah ini dicetak dengan huruf kaishu. Keturunannya, 鍾绍京 (Zhōng Shàojīng), dijuluki "Zhong kecil" karena kemahirannya menulis huruf kecil.

Perkumpulan sedunia

Perkumpulan marga Zhong sedunia (世界鍾姓宗亲联宗总会 Shìjiè Zhōngxìng Zōngqīn Liánzōng Zǒnghuì) berdiri di Taiwan pada 7 Oktober 1984. Kongresnya diadakan bergiliran di Taiwan, Malaysia, Singapura, Thailand, Mauritius, Hong Kong dan Tiongkok. Lagu resminya dibuka dengan bait berikut.

泱泱鍾姓,微子裔昌
颍川郡望,衍泽四方

Yāngyāng Zhōng xìng, Wēizǐ yì chāng
Yǐngchuān jùn wàng, yǎn zé sì fāng

Marga Zhong yang besar, keturunan Weizi yang berjaya. Berasal mulia dari Yingchuan, berkahnya menyebar ke segala penjuru.

Bagian 6Tokoh dalam sejarah

Sebagian tokoh bermarga Zhong yang dicatat dalam bab tokoh. Daftar lengkapnya, termasuk tokoh masa kini, tersedia untuk anggota.

Bagian 7Lini masa singkat

Cari garis keluarga Anda

Pohon silsilah lengkap, halaman asli buku, dan catatan keluarga di Indonesia tersedia untuk anggota keluarga yang diundang.

Masuk anggota

Kisah di halaman ini dituturkan kembali dari 《梅县梅江区鍾氏族谱》 (Méixiàn Méijiāng Qū Zhōngshì Zúpǔ) jilid 1 (2017), yang menyajikan sejarah ini menurut tradisi keluarga, termasuk bagian legendaris dan versi yang masih diperdebatkan.

Ringkasan ini disusun secara sukarela dengan upaya terbaik dan bisa memuat kekeliruan dalam membaca atau menerjemahkan sumber. Isinya bukan kajian sejarah resmi. Untuk kepastian, rujuklah buku aslinya.